Drug Trace




1. Apa yang dimaksud oleh narkoba?


Narkoba singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan  Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang.





2. Mengapa banyak orang menggunakan narkoba?



Alasan penyalahgunaan narkoba yang memiliki persentase kecil, yakni ketersediaan/mudah diberikan, Stres akibat beban kerja/sekolah, anggota keluarga menyalahgunakan narkoba, dan bujukan teman untuk bersenang-senang. Atau rasa penasaran yang tinggi maupun trend.





3. Jenis-jenis narkoba


-         - Kokain atau coke termasuk dalam jenis narkoba yang sangat adiktif dan bisa memengaruhi sistem saraf pusat. Obat yang terbuat dari ekstrak daun tanaman koka ini berbentuk bubuk atau kristal putih halus dan bisa digunakan dengan cara disuntik, dihisap, atau dihirup.

-        - Ganja mengacu pada daun, bunga, batang, dan biji dari tanaman Cannabis sativa yang dikeringkan. Jenis narkoba yang terkenal dengan sebutan “cimeng” ini biasanya digunakan dengan cara dihisap seperti rokok, dicampurkan ke dalam makanan, atau diseduh sebagai teh.

-        - Ekstasi adalah obat sintesis turunan obat amfetamin yang dikenal karena efek halusinasi dan stimulannya (membuat bersemangat). Jenis narkoba ini berisiko tinggi disalahgunakan dan bisa menyebabkan ketergantungan.

-        - Heroin atau putaw adalah jenis narkoba adiktif dari bunga opium poppy yang tumbuh di wilayah Asia, Meksiko, dan Amerika Selatan. Beberapa obat yang termasuk dalam golongan heroin dapat dimanfaatkan secara medis sebagai pereda nyeri. Bahkan, sifat pereda nyeri pada heroin sekitar 2–3 kali lebih kuat dari morfin.

-        - Methamphetamine atau sabu-sabu adalah jenis narkoba stimulan yang bekerja pada sistem saraf pusat dan sangat adiktif. Sabu-sabu tersedia dalam bentuk bubuk kristal putih, tidak berbau, dan terasa pahit.



   4. Dampak pemakaian narkoba


Dampak langsung penyalahgunaan narkoba terhadap tubuh manusia berupa gangguan pada jantung yang mengakibatkan infeksi akut otot jantung dan gangguan peredaran darah, dehidrasi yang membuat tubuh mengalami kejang-kejang, halusinasi, perilaku agresif dan rasa sesak bagian dada, hemoprosik, pernapasan tidak akan bekerja, dan lain sebagainya.




5. Efek samping pemakaian narkoba


1.     Dehidrasi

Narkoba bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang, sehingga tubuh kekurangan cairan. Jika efek ini terus berlangsung, tubuh akan kejang-kejang,muncul halusinasi, perilaku lebih agersif dan rasa sesak pada bagian dada serta dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak.

2.     Halusinasi

Halusinasi sering dialami oleh pengguna narkoba jenis ganja, dalam dosis berlebih juga bisa menyebabkan mual muntah, rasa takut berlebih serta gangguan kecemasan. Pemakaian yang berlangsung lama mengakibatkan dampak lebih buruk seperti gangguan mental, depresi serta kecemasan terus menerus.

3.     Menurunnya tingkat kesadaran

Pemakaian narkoba dalam dosis berlebih justru akan memberikan efek tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis (beberapa kasus pemakai tidur terus dan tidak bangun-bangun). Hilangnya kesadaran tersebut berdampak pada koordinasi tubuh yan terganggu, sering bingung dan terjadi perubahan perilaku dan dampak terburuknya adalah hilangnya ingatan dan sulit mengenali lingkungan sekitar.

4.     Kerusakan sel otak

Beberapa jenis narkoba mengharuskan otak bekerja tidak sebagaimana semestinya. Narkoba jenis stimulan memaksa otak untuk bekerja lebih cepat, menekan saraf pusat dan memaksa tubuh untuk tenang.

5.     Meningkatkan risiko berbagai penyakit

Beberapa kondisi yang paling umum akibat penggunaan narkoba adalah gangguan irama jantung, gangguan paru-paru, hipertensi dan gangguan mental/psikologi.

6.     Kematian

Pemakaian narkoba dalam dosis tinggi atau dikenal dengan overdosis akan menyebabkan tubuh kejang-kejang dan jika dibiarkan dapat menimbulkan kematian.







Comments

Post a Comment